Puro Mangkunagaran, atau Istana Mangkunegaran adalah istana resmi Kadipaten Praja Mangkunegaran dan tempat kediaman para penguasanya>

Hajad Dalem Pengukuhan Sampeyan Ingkang Jumeneng KGPAA Mangkunagoro X

Pada hari Sabtu Pahing, 12 Maret 2022 atau 8 Ruwah Alip 1955, Gusti Pangeran Harya (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo dinobatkan sebagai pengageng Puro Mangkunegaran bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunagoro X.

Gusti Bhre, begitu beliau dipanggil merupakan putra bungsu dari pasangan KGPAA Mangkunagoro IX dengan Gusti Kanjeng Putri Mangkunagoro IX. Beliau dilahirkan pada tanggal 29 Maret 1997. Gusti Bhre merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo saat dinobatkan sebagai KGPAA Mangkunagoro X di Pendopo Ageng Puro Mangkunegaran, Sabtu, (12/3/2022), (foto: Asad Khalid)

Tepat pukul 10.00 WIB, prosesi dimulai dengan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo yang awalnya duduk di Pringgitan berjalan menuju Pendopo Ageng, Puro Mangkunegaran. Gusti Bhre mengenakan bawahan kain batik bermotif parang dengan atasan beskap hitam. Di belakang beliau menyusul abdi dalem yang membawa pusaka Kanjeng Kyai Ageng dan Kanjeng Kyai Wangkingan. Tak berapa lama menyusul Prameswari Dalem Gusti Kanjeng Putri (GKP) Mangkunagoro IX mengenakan kebaya berwarna biru. 

GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo dinobatkan menjadi KGPAA Mangkunagoro X, Sabtu (12/3/2022), (foto: Asad Khalid)

Pengukuhan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai KGPAA Mangkunagoro X diawali dengan pembacaan Piagam Kekancingan oleh Prameswari Dalem Gusti Kanjeng Putri Mangkunagoro IX. Beliau kemudian menyerahkan Piagam Kekancingan kepada Gusti Bhre di hadapan tamu undangan yang mengikuti secara khitmat. Prosesi berikutnya, penyampaian janji atau sumpah sebagai KGPAA Mangkunagoro X yang akan memegang teguh dan menjalankan kewajibannya sebagai pengageng Puro Mangkunengaran. Usai pembacaan, prosesi dilanjutkan dengan pemakaian keris Pusaka Dalem, Kanjeng Kiai Wangkingan. Setelah itu KGPAA Mangkunagoro X menyampaikan Sabda Dalem.

Raja- raja penerus trah Mataran Islam turut hadir dalam penobatan KGPAA Mangkunagoro X, Sabtu (12/3/2022) (foto: Asad Khalid)

Dalam Sabda Dalem disampaikan pentingnya sinergitas antara Puro Mangkunegaran dengan pemerintah. Seluruh insan masyarakat Mangkunegaran dan Indonesia, khususnya Surakarta, untuk bersama-sama melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Mangkunegaran sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan peradaban bangsa. Dan tentunya bekerja dan memberikan kontribusi nyata dan bermakna bagi negara Indonesia.

Presiden Ir. H. Joko Widodo hadir dalam penobatan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai KGPAA Mangkunagoro X di Pendopo Ageng, Puro Mangkunegaran, Sabtu (12/3/2022) (foto: Asad Khalid).

Seusai Sabda Dalem, dilakukan pembacaan doa oleh KH Muhammad Toha Mustofa Al Hafidz. KGPAA Mangkunegara X kemudian kembali lagi ke Pringgitan.  Beliau duduk pada singgasana yang diletakkan persis di tengah. Pada prosesi pengukuhan ini disajikan tarian sakral dan bersejarah Bedhaya Anglir Mendung. Tarian ini menggambarkan kisah perjuangan Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa yang merupakan pendiri Mangkunegaran.

Bedhaya Anglir Mendung tarian sakral dalam upacara penobatan KGPAA Mangkunagoro X, Sabtu (12/3/2022) (foto: Asad Sungkar)

Dalam pengukuhan KGPAA Mangunagoro X, dihadiri Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama permaisuri GKR Hemas, SISKS Paku Buwono XIII bersama permaisuri GKR Pakuwuwono, dan KGPAA Pakualam X bersama permaisuri GKBRAA Paku Alam X.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*