Puro Mangkunagaran, atau Istana Mangkunegaran adalah istana resmi Kadipaten Praja Mangkunegaran dan tempat kediaman para penguasanya>

Kunjungan Staf Pengajar Fakultas Hukum UI ke Puro Mangkunegaran

Dekan FH UI menyerahkan cinderamata kepada Sri Paduka Mangkunegoro IX
Dekan FH UI menyerahkan cinderamata kepada Sri Paduka Mangkunegoro IX

Pada Selasa siang, 24 Juli 2017 Puro Mangkunegaran tampak ramai kedatangan 100 orang staf pengajar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Rombongan dipimpin langsung Prof. Dr. Topo Santoso, SH. MH. selaku Dekan Fakultas Hukum UI. Di Pendhopo Ageng Puro Mangkunegaran para tamu disambut oleh Sri Paduka Mangkunegoro IX, Gusti Kanjeng Putri Mangkunegoro IX, putra-putri dan kerabat.

Dalam kunjungan ini Puro Mangkunagaran menyuguhkan sendratari Srikandi Larasati. Kurang lebih setengah jam, para tamu dengan khitmat menikmati pertunjukkan tari. Selepas itu, mereka dipersilakan menikmati hidangan khas Kota Solo seperti thengkleng, soto, bakmi jawa, es dawet dan sebagainya. Usai santap siang, para tamu memasuki museum yang berada di Dalem Ageng untuk melihat berbagai koleksi Puro Mangkunegaran .

Ceramah Arkeolog FIB UI Dr. Ali Akbar di Pendhopo Ageng
Ceramah Arkeolog FIB UI Dr. Ali Akbar di Pendhopo Ageng

Dalam kunjungan turut serta arkeolog Fakultas Ilmu Budaya UI, Dr. Ali Akbar. Dalam ceramahnya yang bertema Cagar Budaya antara Regulasi dan Realita, beliau menyarankan agar Puro Mangkunagaran perlu segera mendaftarkan semua benda yang termasuk cagar budaya agar terlindungi dari kerusakan yang dilakukan pihak ketiga. Dr. Ali Akbar mencontohkan soal penguasaan dan perobohan beberapa bangunan di bekas Pabrik Gula Colomadu tidak akan terjadi, jika bangunan itu didaftarkan sebagai cagar budaya.

Sementara Sri Paduka Mangkunegara IX menyambut gembira kedatangan rombongan civitas akademika tersebut. Dikatakan pihaknya berharap kunjungan ini bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan pengelolaan dan eksistensi Puro Mangkunegaran.

“Kami berharap, kunjungan ini tidak berhenti sampai di sini. Namun ditindaklanjuti dengan bentuk kerjasama yang lebih strategis untuk melestarikan, menjaga dan melindungi Puro Mangkunegaran,” hal-hal yang berkaitan dengan cagar budaya atapun pengembalian aset Puro Mangkunagaran.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UI, Prof Dr Topo Santoso, mengatakan bahwa pihaknya tidak keberatan untuk mendampingi Puro Mangkunagaran, terutama dalam aspek hukum. Baik dalam kaitan dengan cagar budaya maupun tentang pengembalian aset.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*